pada saat bebangau putih
terbang meninggalkannya
karena mega tak merah lagi
dan seorang pembaca
tenggelam dalam sebuah sajak
termenung pada sekotak hampa,
di antara setiap kata
saban hari, waktu menari bersama mereka
reranting pohon bercumbu dengan angin
dedaunan mendesah, mengucap kata resah
di beranda, sang pembaca termenung, tengadah senja
mengeja seekor bangau putih yang terpisah dari kawanannya
lalu ditelan pekatnya malam, pada seruang sepi
di antara setiap kata
Padang, 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar